Yayasan Hutan Biru Job Vacancy: Business Operational Assistant – Makassar, Sulawesi Selatan

YAYASAN HUTAN BIRU JOB VACANCIES 2026

Yayasan Hutan Biru (YHB) atau Blue Forests merupakan organisasi nirlaba yang bergerak dalam upaya peningkatan pengelolaan ekosistem mangrove dan wilayah pesisir di Indonesia. Dalam pelaksanaan programnya, Yayasan Hutan Biru mengedepankan hak dan peran masyarakat pesisir, termasuk nelayan, pembudidaya, dan kelompok usaha masyarakat, dalam mengelola sumber daya alam secara berkelanjutan serta memperoleh manfaat ekonomi yang layak.

Saat ini YHB sedang mengembangkan bisnis biru yang merupakan salah satu prioritas strategis model usaha berbasis sumber daya lokal yang mampu mendukung pembiayaan berkelanjutan bagi konservasi sekaligus meningkatkan penghidupan masyarakat. Inisiatif ini dirancang sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan usaha yang adaptif, bertahap, dan berkelanjutan melalui pengembangan berbagai komoditas, produk, maupun jasa yang memiliki potensi ekonomi, sosial, dan lingkungan di berbagai landscape Yayasan Hutan Biru.

Pengembangan bisnis biru ini dilakukan melalui pendekatan inkubasi dan pembelajaran usaha dengan memanfaatkan berbagai potensi sumber daya lokal yang terdapat di setiap landscape  dampingan Yayasan Hutan Biru. Potensi usaha yang dikembangkan dapat berasal dari sektor kehutanan, perikanan, pertanian, produk pesisir, jasa lingkungan, maupun potensi lokal lainnya yang memiliki peluang untuk memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus mendukung praktik pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Sejumlah peluang usaha yang saat ini sedang dieksplorasi antara lain bambu, produk hasil perikanan, kompos, MOL, produk turunan mangrove, serta berbagai produk olahan dan jasa lainnya yang berpotensi mendukung pengembangan bisnis biru.

Pada tahap awal ini, bisnis biru sebagai ruang inkubasi untuk menguji berbagai peluang usaha, membangun sistem bisnis, memvalidasi pasar, serta menghasilkan pembelajaran yang akan menjadi dasar bagi pengembangan entitas bisnis Blue Forests di masa depan. Oleh karena itu, fokus tahun pertama bukan semata pada pertumbuhan penjualan, tetapi pada terbentuknya fondasi operasional, tata kelola, kemitraan, sistem administrasi, dan model bisnis yang layak untuk dikembangkan lebih lanjut

Untuk mendukung proses tersebut, Yayasan Hutan Biru membutuhkan posisi pendukung utama, yaitu Business Operational Assistant yang akan berperan dalam mendukung pengembangan dan pelaksanaan operasional bisnis, identifikasi peluang usaha, validasi pasar, pengembangan kemitraan, pemasaran, serta implementasi berbagai aktivitas usaha yang dikembangkan Blue Business. Keberadaan posisi tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pengembangan bisnis biru dari tahap eksplorasi peluang usaha menuju implementasi model bisnis yang teruji, operasional yang berjalan, pengembangan jaringan pasar dan kemitraan, serta pengelolaan kegiatan usaha yang terarah dan berkelanjutan.

Ringkasan

Business Operational Assistant bertanggung jawab mendukung proses inkubasi Blue Business melalui validasi pasar, pengembangan operasional awal, pembangunan jaringan supplier dan buyer, uji coba model bisnis, serta pelaksanaan aktivitas usaha yang menghasilkan pembelajaran bagi pengembangan Blue Business.

Tugas

MilestonePeriodeTugas KunciOutput yang Diharapkan
Milestone 10–3 bulanMendukung penyusunan workplan, SOP bisnis  serta terlibat dalam pencatatan produk prioritas inkubasi, termasuk kebutuhan bahan dan stokProduk prioritas inkubasi ditetapkan dan draft SOP bisnis.
Melakukan pemetaan awal supplier dan buyer serta menginventarisasi peluang usaha lain, aset, SDM, peralatan, kapasitas produksi, dan rantai pasok bisnis yang sudah jalanDaftar supplier dan buyer tersedia dan inventarisasi bisnis.
Melakukan market testing pertama untuk melihat respons pasar terhadap produk, harga, kualitas, dan kemasan.Hasil market testing awal terdokumentasi.
Milestone 24–6 bulanMenjalankan penjualan secara rutin dalam skala inkubasi untuk produk prioritas yang telah diuji.Penjualan rutin mulai berjalan.
Menindaklanjuti buyer yang potensial dan membangun komunikasi pembelian secara berulang dan mengelola hubungan kerja dengan supplierBuyer dan supplier aktif
Menguji sistem distribusi produk, termasuk pengiriman, pencatatan stok keluar-masuk, dan kendala logistik.Distribusi produk berjalan dan terdokumentasi.
Milestone 37–9 bulanMengidentifikasi peluang diversifikasi produk, kemasan, pasar, atau kanal penjualan berdasarkan hasil uji coba sebelumnya.Rekomendasi diversifikasi produk/pasar tersedia.
Mengembangkan peluang partnership dengan supplier, buyer, distributor, kelompok produsen, atau mitra usaha strategis.Peluang kemitraan bisnis teridentifikasi.
Mengevaluasi performa produk, respon pasar, penjualan, margin, rantai pasok, distribusi, dan kendala operasional serta menyusun rencana kerja bisnis semester berikutnya berdasarkan hasil pembelajaranEvaluasi inkubasi bisnis tersedia dan laporan akhir.

Hasil yang Diharapkan

  1. Produk atau komoditas prioritas untuk inkubasi Blue Business telah teridentifikasi, dipilih, dan diuji secara terbatas serta draft SOP bisnis yang akan dijalankan.
  2. Supplier, kelompok produsen, buyer, pelanggan, dan mitra usaha potensial telah dipetakan serta adanya inventarisasi bisnis.
  3. Market testing awal telah dilakukan untuk melihat respons pasar terhadap produk, harga, kualitas, kemasan, dan potensi permintaan.
  4. Operasional dasar bisnis telah berjalan, mencakup pengadaan, produksi atau repacking, pengemasan, stok, distribusi, pemasaran, dan penjualan awal.
  5. Penjualan rutin dalam skala inkubasi mulai berjalan untuk produk prioritas.
  6. Buyer dan supplier aktif mulai terbentuk dan dapat mendukung kelancaran rantai pasok.
  7. Sistem distribusi produk mulai berjalan dan terdokumentasi.
    Peluang diversifikasi produk, pasar, atau kanal penjualan telah teridentifikasi.
  8. Peluang kemitraan bisnis dengan supplier, buyer, distributor, kelompok produsen, atau mitra strategis telah mulai dikembangkan.
  9. Evaluasi terhadap performa produk, respon pasar, penjualan, margin, distribusi, dan rantai pasok telah tersedia.
  10. Rekomendasi produk atau komoditas yang layak dilanjutkan, diperbaiki, dikembangkan, atau dihentikan telah disusun.

Persyaratan

Kualifikasi

  1. Pendidikan minimal D3/S1 di bidang bisnis, manajemen, pemasaran, kewirausahaan, agribisnis, atau bidang lain yang relevan.
  2. Memiliki minat tinggi terhadap pengembangan startup, social enterprise, atau bisnis berbasis dampak serta mampu bekerja dalam situasi yang dinamis, adaptif, dan penuh pembelajaran
  3. Memiliki pemahaman dan pengalaman dalam bekerja secara inklusif dengan berbagai kelompok masyarakat, termasuk perempuan, pemuda, dan kelompok rentan, serta sensitif terhadap dinamika sosial-budaya lokal.
  4. Memiliki pengalaman dalam pengelolaan usaha, pemasaran, penjualan, pengembangan pasar, operasional bisnis, pengembangan usaha berbasis komunitas, atau bidang lain yang relevan.
  5. Memiliki pengetahuan atau pengalaman terkait komoditas berbasis sumber daya alam seperti bambu, hasil perikanan, pertanian, hasil hutan bukan kayu, produk olahan lokal, jasa lingkungan, atau komoditas sejenis.
  6. Mampu menyusun dan mengelola dokumen bisnis seperti work plan, market mapping, Business Model Canvas (BMC), analisis usaha, dan strategi pemasaran.
  7. Memiliki kemampuan komunikasi, negosiasi, pemasaran, dan membangun relasi yang baik dengan pelanggan, supplier, kelompok masyarakat, pelaku usaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.
  8. Mampu bekerja secara mandiri maupun dalam tim, memiliki inisiatif tinggi, berorientasi pada target, dan mampu mengelola beberapa aktivitas usaha secara bersamaan.
  9. Mampu menyusun laporan perkembangan usaha, pemasaran, penjualan, dan kemitraan secara sistematis dan tepat waktu.
  10. Bersedia melakukan perjalanan ke lokasi program, bertemu mitra usaha, supplier, pelanggan, dan pihak terkait lainnya sesuai kebutuhan pengembangan bisnis.
  11. Menguasai Microsoft Office (Word, Excel, PowerPoint), Google Workspace (Drive, Docs, Sheets), serta berbagai aplikasi komunikasi dan pemasaran digital yang mendukung pengembangan usaha.

Honorarium

OutputTerminTenggat Waktu
  • Rencana kerja inkubasi bisnis tersusun, termasuk target awal produk, pasar, supplier, buyer, distribusi, dan penjualan.
  • Laporan perkembangan bulan pertama.
1August 2026
  • Produk/komoditas prioritas telah diidentifikasi dan dipilih untuk diuji dalam fase inkubasi Blue Business
  • Laporan perkembangan bulan kedua.
2September 2026
  • Supplier, kelompok produsen, buyer, dan pelanggan potensial telah dipetakan; market testing pertama mulai dilakukan
  • Laporan perkembangan bulan ketiga.
3October 2026
  • Operasional dasar mulai berjalan, mencakup pengadaan, produksi/repacking, pengemasan, stok, distribusi, dan penjualan awal
  • Laporan perkembangan usaha dan penjualan bulan keempat.
4November 2026
  • Penjualan mulai dilakukan secara lebih rutin, dengan buyer dan supplier aktif yang mulai terbentuk
  • Laporan perkembangan bulan kelima.
5December 2026
  • Distribusi produk berjalan dan perkembangan penjualan, respon pasar, serta kendala operasional terdokumentasi
  • Laporan evaluasi semester pertama
6January 2027
  • Peluang diversifikasi produk, pasar, kanal penjualan, dan kemitraan bisnis mulai diidentifikasi
  • Laporan perkembangan bulan ketujuh.
7February 2026
  • Evaluasi inkubasi bisnis tersusun, termasuk rekomendasi produk prioritas, peluang partnership, pembelajaran, dan tindak lanjut
  • Penyusunan laporan akhir
8March 2027

Total honorarium yang tersedia maksimal Rp32.000.000,00 (termasuk pajak) selama periode kontrak.

Proses Pendaftaran

  1. Pelamar dapat mengunggah resume/CV, Surat Lamaran, dan Surat Rekomendais melalui website Blue Forests paling lambat 30 Juli 2026.
  2. Hanya kandidat terpilih yang akan dihubungi lewat telepon / e-mail untuk mengikuti proses seleksi.

APPLY ONLINE KLIK DISINI